Inflasi Gaya Hidup

0 121

Situasi ketika penghasilan seseorang meningkat kemudian diikuti dengan meningkatnya pengeluaran adalah sesuatu yang biasa. Kita menyia-nyiakan uang untuk membeli benda-benda yang sebenarnya tidak terlalu kita perlukan. Hubungan antara bertambahnya pendapatan dan pengeluaran yang tidak terlalu penting merupakan tanda tingginya tingkat inflasi gaya hidup.

Tanda bahwa sistem keuangan Anda kurang berhasil adalah ketidakmampuan Anda menyisihkan uang. Mempertahankan hal yang demikian bagaikan mobil antik mewah yang kelihatan baru di luar tapi mesinnya sudah rusak dan kapan saja dapat mogok selamanya.

 

Bukan hanya tentang uang


 

Sebuah contoh sempurna tentang perlawanan terhadap inflasi gaya hidup ditunjukkan dalam film “All the Money in the World”. Paul Getty, karakter utamanya, adalah orang paling kaya raya di Bumi yang mencuci bajunya sendiri karena ia tak mau membayar asisten rumah tangga.

Suatu hari, cucunya diculik. Si penculik minta tebusan sebesar 17 juta dolar, dan Getty pun langsung menolak membayarnya. Paul bilang ia sayang cucunya dan menganggapnya spesial, tapi tetap berkeras pada pendapatnya. Akhir kisah ini sangat menyedihkan.

Lantaran khawatir kehilangan kekayaannya, Paul Getty menjadi si kikir. Meski demikian, ia berhasil mengurangi inflasi gaya hidupnya ke tingkat minimum. Kami tidak menyarankan Anda menjadi Getty, dan oleh karena itu kami tidak akan membicarakan hal-hal seperti peraturan menghemat uang.

Kami harap, artikel kami berikut ini membantu Anda memahami apa yang menjadi penyebab Anda gagal menyisihkan uang bahkan ketika pendapatan Anda bertambah.

 

Iklan adalah musuh utama Anda


 

Semua orang mengetahui bahwa iklan adalah mesinnya perdagangan. Para pemasar menciptakan iklan, slogan, gaya, yang mulai diikuti banyak orang. Meski demikian, peluncuran smartphone baru atau perangkat penghubung “terjangkau” lainnya bukan alasan untuk menghabiskan semua dana Anda.

Tanyakan diri Anda sendiri, apakah Anda puas dengan apa yang Anda miliki sekarang? Apakah perangkat yang Anda miliki bisa mengatasi semua tantangan?

Bila mobil masih bisa jalan, dan smartphone yang Anda beli enam bulan lalu masih bersinar, bisa berbunyi dan mengirim pesan instan, tidak ada gunanya menghabiskan uang untuk benda-benda sama yang baru dan harganya dua kali lipat. Lebih baik simpan uang Anda.

Iklan menganggap seseorang sebagai sumber konsumsi. Iklan menganggap manusia sebagai seseorang yang mudah dikelabui. Jadi mengapa tidak sebaiknya memandang barang dan jasa dengan cara skeptis?

 

Gengsi adalah musuh kedua Anda


 

Dunia modern bergerak dengan laju yang hiruk pikuk. Orang-orang bersedia bekerja 12-15 jam setiap hari agar tidak kehilangan kegemerlapannya. Kami memahami bahwa kondisi yang demikian tidak akan terlepas dari letupan emosi. Konsumsi adalah salah satu jenisnya.

Meski demikian, ada beberapa kasus ketika kepemilikan gadget baru menjadi cara untuk menunjukkan kemampuan dan status seseorang, yang kadang-kadang tidak ada. Sederhananya, ini adalah cara untuk pamer.

Kami hanya bisa bilang satu hal. Bersedia menanggung beban finansial untuk membuat orang di sekitar Anda kagum adalah sesuatu yang konyol.

Saran praktis untuk hal ini adalah: jangan sampai terperangkap dalam jebakan ini. Anda harus membatasi jumlah benda-benda “bergengsi” yang akan Anda beli. Rencanakan bagaimana Anda akan membiayai benda-benda itu dalam waktu setahun.

 

Memento mori


 

Para panglima perang Romawi Kuno yang menerobos masuk ibu kota kerajaan taklukan mempunyai budak-budak yang selalu membisikkan “Memento mori!” (“Ingatlah kematian!”). Artinya, para budak mengingatkan tentang kejayaan dari ketidakberdayaan mereka, bukan hanya kematian tapi semua keadaan secara umum.

Stabilitas situasi finansial seseorang tak terpisahkan dari rasionalitas pengeluaran seseorang. Tidak mengetahui, tapi memahami pendapatan Anda dan kemungkinan pengeluaran memungkinkan Anda menjadi cerdas dan bersiap untuk segala pasang surut kehidupan.

 

Kebahagiaan sederhana


 

Dengan meminimalisir pengeluaran, Anda akan mengurangi derajat tak terlihat dari mendidihnya sistem finansial Anda. Di akhir bulan, Anda akan punya uang lebih yang tentunya akan menghasilkan emosi positif untuk Anda.

Lalu bagaimana dengan tabungan? Pertama, lihat contoh di atas. Kedua, jangan lupa bahwa uang sebaiknya diputar! Investasikan uang untuk bisnis, atau habiskan untuk pelatihan. Jadikan tabungan Anda bermanfaat.

Selain itu, kami ingatkan sekali lagi bahwa Anda tidak harus jadi si pelit. Menjadi anggota gym, nonton bioskop bersama keluarga di akhir pekan, atau makan malam bersama teman-teman di kafe keren adalah hal-hal yang tidak terlalu mahal. Lagipula, keluarga dan teman-teman sudah membantu mengisi ulang energi hidup Anda dalam waktu lama.

Jangan bebani sistem Anda yang lain hanya karena ingin berhemat. Yang penting adalah keseimbangan.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.