Indikator MACD (untuk profesional)

1 210

Di artikel ini kita akan membahas tentang pengaturan indikator/ osilator populer MACD.

 

Kalkulasi


 

Cara menghitung MACD linear adalah dengan mengurangi periode yang lebih singkat dan moving average eksponensial yang lebih cepat dengan periode yang lebih lama dan moving average eksponensial yang lebih lambat.

Pada sebagian besar kasus, hasilnya disempurnakan oleh moving average eksponensial (EMA) untuk memperbaiki fluktuasi yang tidak teratur.

  1. MACD = ЕМАs(P) – EMAl(P)
  2. Sinyal = EМАa(ЕМАs(P) – EMAl(P)) — garis sinyal.
  3. 3. Histogram selisih = (1)  (2) — garis vertikal pada indikator

Keterangan rumus:

EMAs(P) – periode yang lebih lama dari moving average eksponensial.

ЕМАl(P) – periode yang lebih pendek dari moving average eksponensial.

EМАa(P) – periode yang lebih pendek dari moving average penyempurna selisih dua EMA

P – biasanya harga penutupan, tapi varian lain juga bisa digunakan (Open, High, Low, Close, Harga Median, Harga Tipikal, dll.)

Berikut adalah pengaturan MACD secara default pada chart harian:

EMAs – (pendek) EMA harga penutupan selama 12 hari (dua minggu).

EMAI – (panjang) EMA harga penutupan pada 26 hari (satu bulan).

EMAa – (moving average penyempurna) EMA pada 9 hari.

 

Nilai indikator


 

Indikator ini adalah histogram yang nilainya tidak tergantung pada besaran/ nominal spesifik moving average, namun memperlihatkan perbedaan/ selisih relatif antara keduanya. Oleh karena itu, indikator (atau lebih tepatnya histogramnya) berfluktuasi sesuai dengan poros nolnya. Nilainya positif ketika aset naik, dan negatif ketika aset jatuh.

Di saat yang sama, indikator-indikator pengikut tren lainnya juga jadi bagian MACD (misalnya, indikator moving average/SMA). MACD menggabungkan dua aspek indikator dan osilator tren di dalamnya.

 

Kesimpulan


 

MACD adalah perpaduan antara tren dan indikator momentum yang dapat memberikan informasi komplit tentang tren pasar. MACD juga dapat menentukan poin pembalikan arah tren, dan bergerak dalam tren yang sedang berlangsung.

Sama seperti indikator lainnya, sangat berbahaya memanfaatkan sinyalnya tanpa analisa tambahan. MACD sempurna untuk menciptakan algoritma trading, tapi kami tidak menyarankan untuk mengandalkan sinyal MACD sepenuhnya.

 

1 Komen
  1. Anharu cholid berkata

    Saya pemula..ud pernah depo 4× nilainy sih gk besar..tpi looss semua…tpi saya tetap beljar…mmbaca edukasi dn mmbaca situasi dn kondisi…tetap semangat..

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.