EUR/USD, Level Harga dan Trading di Dua Jangka Waktu  

0 241
Pada studi kasus ini, kami gunakan data trading pada 01.08.2018

Siapa saja bisa terus menerus membicarakan topik tentang trading berdasarkan level support dan resistance. Ada banyak pendekatan unik terkait topik ini.

Sejumlah trader mencari konfirmasi ekstra yang menegaskan level harga. Konfirmasi ini bisa jadi zona overbought atau oversold yang dikonfirmasi oleh sebuah osilator.

Para trader lain yang lebih progresif mencoba mengkalkulasi seberapa jenuh level harga, atau mencari bentuk candle yang akan mengkonfirmasi asumsi ini. Tapi ada satu pendekatan menarik yang jarang dipakai. Pendekatan yang akan kami ungkap buat Anda.

Analisa simultan terhadap sejumlah jangka waktu (time frame) bukan hanya memungkinkan Anda mengetahui mood minor para trader, tapi juga untuk menelusuri mood utama mereka. Kasus kami cukup mampu menunjukkan efektivitas pendekatan ini.

Sebuah kisaran resistance 1.17400-1.17500 dibentuk oleh time frame satu jam pada chart EUR / USD. Kutipan harga berada pada kisaran ini lagi pada 31 Juli, jadi kami memutuskan untuk menunggu sampai keinginan pasar untuk mengubah arah tren terkonfirmasi.

https://lh5.googleusercontent.com/bPdednSoSMfP35GQBd0jD_FxGMHYXknYuUaDAQZOtC6vLniNxs6Yi0-hLsmlRqAuEcJOIodFvN-gyR-lnStJ6Vb6n96Xtt2FDmUtwnVcGSU44nCTGH4xNNt_Eo4FzzBLDN37bU2s

Saat itu osilator tidak memberikan sinyal dinamika harga baru yang jelas dan sia-sia menggunakan sarana lain untuk memeriksa hasilnya. Kemudian kami beralih ke time frame 15 menit dan segera melihat sebuah reaksi chart terhadap level support.  

Kami berasumsi bahwa para beruang akan menjadi lebih berani bila pola ini terpecah. Menurut analisa teknikal, breakout sebuah garis tren berujung pada pembalikan harga.

https://lh4.googleusercontent.com/rY9xqA13C1fwIT18Pku3LGytWceHKjQGa_lujZPicjOfltLVpahLnJeHWA6Z4HsHN2e_PWkLkKnYjw8c3zrVm0NVsoMlzRTOhB58A0OQTrcD7sP5z5uh158ZvkLr6w9-_Pwq77Of

Mengingat kami sudah punya rencana trading, yang perlu kami lakukan adalah menunggu konfirmasi breakout dan membuka sebuah posisi pendek (menjual kemudian membeli lagi). Pada situasi semacam ini, lebih baik memanfaatkan pending order agar bisa menghemat waktu.

https://lh3.googleusercontent.com/Ndxg4VJn9OKOIxYabYyjQ5vrW0sO6KLCPTwABGUkWljdXV_NS-oKchbZITNBHtpKDavnaXabbhVML1kcKMAIuWX-UxKr8VXomD1ylF7nRXeH5RGGSqs27dqNf0DTKhufogS86IkR

Pending order akan memudahkan membuka posisi secara otomatis ketika kondisi pasar tertentu telah terjadi. Keyakinan terhadap rencana kami berhasil meraih hasil yang manis.

https://lh4.googleusercontent.com/-KRa2Kg-O-RucnWwptrVWeTUh7RFMBmkMKS05HGopJWIxODDAyLH8YWH4_ELaVbXfpoU66CbHfqvyCdhaj_sNHm4xzUuE35gRf4GNuklbS5GAucfjrKsaRVsk4s4Vee2wut0iQTy

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.