Analisis Fundamental

7 Saham Terbaik untuk Berinvestasi Sekarang Juga

Para pakar kami menganalisis Saham-saham Paling Menjanjikan di tahun 2021


Tahun 2020 adalah tahun yang penuh cobaan untuk berbagai industri dan perusahaan. Namun tak diragukan lagi ada sejumlah bisnis yang untung besar dari krisis virus korona. Secara umum, kami menyoroti sejumlah perusahaan di bidang hiburan dan industri komputer seperti penyedia layanan streaming, video games, dan jejaring sosial.

Lagipula, dengan cara apalagi kita bisa menghibur diri di rumah? Faktor ini bahkan menarik perhatian para pengguna kepada saham sejumlah perusahaan baru. Di sisi lain, perusahaan paling terdampak krisis adalah yang bergerak di sektor riil ekonomi.

Sektor manufaktur, sektor transportasi penumpang, dan lainnya kecuali “farmasi besar” (big pharma) mengalami kemunduran besar. Namun seperti kata pepatah, krisis adalah peluang. Penurunan harga saham individual bisa sangat menguntungkan para investor yang memiliki saham-saham tersebut dalam portofolio mereka. Para investor hanya perlu menata portofolio mereka sebaik mungkin.

 

Pertumbuhan atau Nilai: Tentukan Pilihan secara Bijaksana

Dalam hal penentuan keputusan sebuah portofolio saham, hal pertama yang sebaiknya dipikirkan adalah konsep sebagai industri apa perusahaan tersebut bergerak, risiko yang berkaitan, prospek masa depan perusahaan, dan apakah perusahaan itu “saham yang bertumbuh.”

Cara terbaik berinvestasi saham adalah untuk mengingat dua klasifikasi berikut ini:

  • Perusahaan bertumbuh (growth companies) – biasanya perusahaan seperti ini menunjukkan tingkat pertumbuhan penghasilan yang besar tetapi bisa tidak membayarkan dividen yang layak, atau bahkan tidak membayar dividen sama sekali.
  • Perusahaan nilai (value companies) – perusahaan dalam kategori ini biasanya tidak memiliki tingkat penghasilan yang besar tetapi bersedia membayar/ membagikan laba bersih mereka secara layak kepada para pemegang saham.

Menurut kami, opsi investasi terbaik dalam situasi ini adalah sebuah perpaduan di mana kita mendiversifikasi portofolio kita dengan mengikutsertakan saham pertumbuhan dan nilai sekaligus.

Mari kita lihat beberapa saham terbaik untuk berinvestasi saat ini.

Olymp Trade Best Stocks 2021 Facebook

  1.  Facebook (FB)

Jenis usaha: Jejaring sosial terbesar di dunia, didirikan tahun 2004.

Kapitalisasi pasar: 772,2 biliun dolar.

Imbal Hasil Dividen (Dividend Yield): Saat ini perusahaan Facebook tidak membayar dividen.

Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset perusahaan ini di tahun 2020 adalah 19,5%, tahun 2019 – 24,2%, tahun 2018 – 13,5%, dan tahun 2017 – 12%. Perusahaan ini memiliki beban utang yang sangat rendah, sehingga mengurangi risiko investasi.

Di akhir tahun 2020, aset perusahaan ini adalah sekitar 159,3 biliun dolar dan modal saham 128,3 biliun dolar. Artinya nilai pasar (market value) hampir 5 kali lipat modal saham perusahaan.

Kenaikan pendapatan perusahaan untuk 2019-2020 adalah 21,5%. Di saat yang sama laba bersih perusahaan naik 57,6% menjadi 29 biliun dolar.

  • Kenaikan pertumbuhan tahun 2017–2018 adalah 37,3%.
  • Kenaikan pertumbuhan 2016–2017 adalah 47%.

Tingkat pertumbuhan/ kenaikan pendapatan perusahaan ini sangat tinggi, yang dengan jelas menunjukkan perusahaan ini termasuk growth company. Hal ini membuatnya menjadi salah satu perusahaan terbaik untuk berinvestasi.

Company Price Multiples (Parameter Harga Perusahaan)
  • P / E = 34,6 (inverse ratio adalah 2,8%).
  • P / S (pengganda utama untuk perusahaan jasa) = 10,28 (nilai umum industri 7,75)
  • P / BV = 7 (nilai pasar 5,67)

Hampir semua parameter di atas lebih dari nilai industri, yang artinya harga saham sedikit terlalu mahal (overvalued)

Rata-rata margin yang dioperasikan selama 5 tahun adalah 41,25% (industri 21,23%), ROE 21,98%, ROA 18,99%. Perusahaan ini memiliki indikator profitabilitas yang sangat tinggi.

Menurut survei Digital 2000, di awal tahun 2020 lebih dari 4,5 biliun orang menggunakan internet atau naik 7% dibanding tahun 2019. Sekitar 60% dari mereka menggunakan jejaring sosial.

Menurut laporan terkini dari perusahaan tersebut, jumlah pengguna web aktif sekitar 1,79 biliun. Dari semua kecenderungan ini, tren naik akan berlanjut sehingga meyakinkan kita untuk menilai secara positif profit perusahaan ini di waktu mendatang.

  1. Johnson & Johnson (JNJ)

Jenis usaha: Perusahaan induk dari Amerika yang memimpin kelompok lebih dari 250 anak perusahaan di seluruh dunia dan memproduksi obat-obatan, produk kebersihan, dan peralatan medis.

Kapitalisasi pasar: 391,11 biliun dolar.

Imbal Hasil Dividen (Dividend Yield): 2,65%.

Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset perusahaan:

  • 2020 — 63,8%
  • 2019 — 62,2%
  • 2018 — 60,9%
  • 2017 — 61,7%

Artinya beban utang perusahaan tidak terlalu tinggi dan risiko berinvestasi di perusahaan ini rendah.

Aset perusahaan di akhir tahun 2020 adalah 174,9 biliun dolar. Harga modal saham 63,2 biliun dolar. Valuasi pasar 2,2 kali lebih tinggi dibanding aset perusahaan.

Pada periode laporan keuangan terakhir, tingkat pertumbuhan pendapatan hampir nol. Di saat yang sama, tingkat pertumbuhan laba bersih adalah negatif. Akibatnya saham perusahaan cenderung terlalu murah (undervalued).

Company Price Multiples (Parameter Harga Perusahaan)
  • P / E = 29,2 (rata-rata industri adalah 41,71)
  • P / S = 5,02 (rata-rata industri adalah 83,57)

Perlu diperhatikan juga indikator profitabilitas perusahaan yang juga cukup tinggi. Hasil ekuitas (return on equity/ROE) adalah 23,51%, dan hasil aset lebih dari 10% atau di atas rata-rata industri.

Rasio pembayaran dividen hampir 73%, sehingga membuat perusahaan ini menarik dari sudut pandang penyertaan dalam portofolio sebagai perusahaan penghasil dividen (perusahaan nilai).

  1. Oracle Corporation (ORCL)

Jenis usaha: Korporasi asal Amerika, pabrikan perangkat lunak terbesar kedua dalam hal pendapatan, produsen terbesar perangkat lunak untuk instansi, dan penyedia terbesar perangkat keras server.

Kapitalisasi pasar: 183,3 biliun dolar.

Imbal Hasil Dividen (Dividend Yield): 1,61%.

Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset di tahun 2020 adalah 89,4%. Beban utang perusahaan ini sedang naik dan hal ini memperbesar risiko berinvestasi.

Total aset perusahaan menurut laporan keuangan terakhir adalah 115,4 biliun dolar.

Pada 4 periode laporan keuangan tahunan terakhir, perusahaan ini belum menunjukkan tingkat pertumbuhan pendapatan. Kelipatan harga sangat di bawah rata-rata industri, yang artinya saham perusahaan ini terlalu murah (undervalued).

Company Price Multiples (Parameter Harga Perusahaan)
  • P / E = 18,98 (rata-rata industri adalah 53,43)
  • P / S = 4,64 (rata-rata industri adalah 9,02).

Hasil ekuitas (return on equity/ ROE) sangat lebih tinggi dibanding rata-rata industri, yang merupakan bukti manajemen yang sangat efektif. Selain itu, perusahaan ini mengalokasikan sekitar 30% profit bersih untuk pembayaran dividen.

Alhasil, Oracle adalah perusahaan dividen yang baik dan sahamnya bisa dibeli bila mengharapkan pembayaran dividen yang stabil. Namun tidak terlalu menjanjikan dalam hal pertumbuhan nilai pasar.

  1. Walt Disney Company (DIS)

Jenis usaha: Salah satu konglomerasi media dan hiburan terbesar di dunia.

Kapitalisasi: 357,3 biliun dolar.

Imbal Hasil: 1,3%.

Rasio semua liabilitas terhadap semua aset di tahun 2020 adalah 58,2%. Utang perusahaan cukup rendah, yang artinya risiko berinvestasi di saham ini juga rendah.

Aset perusahaan pada periode laporan terakhir berkisar 201,5 biliun dolar. Pasar menaksir terlalu tinggi nilai perusahaan hampir 1,8 kali.

Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan ini telah menunjukkan tingkat pertumbuhan pendapatan yang cukup tinggi. Kenaikan pendapatan perusahaan di tahun 2018 sebesar 7,8%. Di tahun 2019, pendapatan naik 17%. Namun di tahun 2020, pendapatan perusahaan turun 6% akibat situasi terkait pandemi virus korona.

Manajemen perusahaan ini bekerja dengan sangat efisien, dan ini dibuktikan dengan profitabilitasnya yang tinggi: ROE = 12,86%, sedangkan ROA = 6,23%.

Berinvestasi di Walt Disney mengandung risiko tertentu akibat adanya tingkat pertumbuhan pendapatan yang negatif pada periode laporan terakhir. Namun, dampak virus korona harus dipertimbangkan. Artinya, potensi pertumbuhan perusahaan ini masih ada.

  1. Kroger Ko (KR)

Jenis usaha: Jaringan pasar swalayan Amerika yang didirikan tahun 1883 di Cincinnati. Jaringan ini adalah peritel terbesar kedua di Amerika Serikat setelah Walmart.

Kapitalisasi: 26,32 biliun dolar.

Imbal Hasil: 2,09%.

Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset di tahun 2020 adalah 80,9%. Utang perusahaan tidak terlalu tinggi. Risiko berinvestasi di saham perusahaan ini cukup rendah.

Aset perusahaan ini pada Februari 2020 (akhir periode laporan keuangan) adalah 45,26 biliun dolar. Besaran modal saham adalah 8,6 biliun dolar. Ini berarti nilai aset perusahaan melebihi nilai pasar bisnis tersebut lebih dari 1,7 kali. Hal ini adalah faktor positif ketika berinvestasi.

Pertumbuhan pendapatan perusahaan pada periode laporan terakhir berkisar 1%, sementara tingkat pertumbuhan pada periode sebelumnya adalah negatif. Di sisi lain, perlu diperhatikan bahwa laba bersih perusahaan ini pada 2018 naik signifikan akibat pengurangan biaya operasional. Kroger Ko adalah perusahaan nilai.

Company Price Multiples (Parameter Harga Perusahaan)
  • P / E = 9,87 (rata-rata industri adalah 515)
  • P / S = 0,19 (rata-rata industri adalah 0,97)
  • P / BV = 2,55 (nilai pasar 5,14)

Sejumlah parameter utama perusahaan ini lebih rendah dibanding rata-rata industri, yang bisa mengindikasikan penaksiran yang lebih rendah terhadap nilai saham perusahaan tersebut.

Profitabilitas perusahaan: ROE = 27,34% (rata-rata selama 5 tahun), ROA = 5,21% (rata-rata industri 8,72). Hasil ekuitas perusahaan ini cukup tinggi. Pihak manajemen bekerja sangat efisien. Sayangnya, hasil aset berada di bawah rata-rata industri.

Penyertaan saham perusahaan ini dalam portofolio Anda bisa digolongkan sebagai perusahaan dividen.

  1. eBay Inc. (EBAY)

Jenis usaha: Perusahaan Amerika yang memberikan layanan di bidang pelelangan dan toko online.

Kapitalisasi: 37,53 biliun dolar.

Imbal Hasil: 1,28%.

Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset di tahun 2020 adalah 81,5%, untuk 2019 – 84,2%. Sebagaimana yang Anda lihat, liabilitas perusahaan ini turun sepanjang tahun lalu. Hal ini adalah sebuah faktor positif untuk berinvestasi.

Aset perusahaan di tahun 2020 berjumlah 19,3 biliun dolar. Artinya, nilai usaha ini menurut perkiraan pasar hampir 2 kali lebih tinggi dibanding nilai aset.

Selama periode laporan terakhir, perusahaan ini berhasil meningkatkan tingkat pertumbuhan penghasilan secara signifikan. eBay meraup 10,2 biliun dolar di tahun 2020, naik 8,6 biliun dolar dari setahun sebelumnya. Tingkat pertumbuhan pendapatan adalah 18,6%.

Parameter harga perusahaan ini lebih rendah dibanding nilai industri.

Company Price Multiples (Parameter Harga Perusahaan)
  • P / E = 15,65 (indikator yang sama dalam industri lebih dari 200)
  • P / S = 3,72 (rata-rata industri 5,56)
  • P / B = 10,79 (rata-rata industri 16,63)

Nilai parameter yang rendah mengindikasikan saham perusahaan ini mungkin dinilai terlalu murah (undervalued), sehingga menjadi menarik untuk dibeli.

Profitabilitas perusahaan ini cukup tinggi. Rata-rata ROE selama 5 tahun terakhir adalah 46,11%, yang menunjukkan efektivitas manajemen perusahaan yang tinggi. Tingkat pengembalian aset adalah 13,83%.

Saham eBay disarankan untuk disertakan dalam portofolio Anda.

  1. Carnival Corporation & plc (CCL)

Jenis usaha: jaringan kapal pesiar multinasional dan salah satu perusahaan kapal pesiar terbesar dunia.

Kapitalisasi: 30,1 biliun.

Imbal Hasil: 3,18%.

Rasio liabilitas terhadap aset adalah 61,6%. Hal ini menunjukkan utang perusahaan rendah, sehingga mengurangi risiko berinvestasi saham perusahaan ini.

Aset perusahaan ini di akhir 2020 berjumlah 53,6 biliun dolar, artinya nilai aset 1,8 kali lebih tinggi daripada nilai usaha menurut penilaian pasar. Ini adalah sebuah faktor positif.

Pendapatan di tahun krisis yang lalu telah turun secara signifikan. Di tahun 2020, perusahaan ini hanya memperoleh sekitar 5,6 biliun dolar. Sementara penghasilan bersih turun di bawah nol. Dalam kasus ini, sebagaimana Walt Disney Company, penting untuk mempertimbangkan spesifikasi usaha sebuah perusahaan.

Pandemi telah sangat berdampak pada performa finansial perusahan ini. Namun ketika krisis virus korona berakhir, pertumbuhan lebih lanjut bisa kita harapkan. Saat ini, saham perusahaan ini termasuk murah.

Rata-rata hasil ekuitas dan aset perusahaan selama 5 tahun terakhir lebih tinggi dibanding rata-rata industri. ROE = 11,09%, ROA = 6,53%. Hal ini menunjukkan efektivitas tinggi staf manajemen perusahaan.

 

Kesimpulan

Kami telah mengidentifikasi untuk portofolio Anda berbagai saham yang menarik dari sudut pandang investasi harena imbal hasil dividen yang cukup tinggi, atau berpotensi menarik ketika perusahaan itu membaik kembali.

Di saat yang sama, harus diingat bahwa penyusunan portofolio apa pun bukanlah sesuatu yang statis dan sebaiknya selalu direvisi ketika terjadi perubahan situasi.

Related posts
Analisis Teknis

10 Cara Trading Sukses di Olymp Trade

Ada segudang metode untuk memprediksi arah gerakan harga aset. Manakah yang paling cocok untuk Anda? Di artikel ini, kami akan menerangkan tentang sejumlah metode prediksi paling...
Blog resmi Olymp Trade