Analisis Teknis

Aroon Atas & Bawah


    Indikator Aroon dikembangkan untuk menemukan tren pasar dan arah pergerakan harga. Itujuan utama dari indikator ini adalah untuk mengidentifikasi dan menampilkan perubahan tren pasar berdasarkan pelemahan atau penguatan dalam interval waktu tertentu.

    Indikator Aroon diciptakan oleh tader terkenal asal India, bernama Tushar S. Chande, yang juga merupakan penulis alat “hybrid” terkenal Stochastic-RSI dan berbagai alat analisis teknis berguna lainnya.

    Tushar Chande adalah trader Amerika asal India. Ia lahir pada tahun 1958. Ia menjadi terkenal karena penelitiannya di bidang analisis teknis, yang menghasilkan banyak indikator baru yang menarik, yang sebagian besar banyak digunakan untuk trading sampai saat ini. Dia adalah penulis buku, artikel ilmiah, pemilik sembilan paten AS, sekaligus seorang trader profesional dan juga analis. Dia merupakan penulis dan pengembang sistem perdagangan, indikator VIDYA, Aroon, Oscillator Stochastic adaptif. Hasil kerja samanya dengan Stanley Kroll menghasilkan indikator Stoch-RSI dan Indeks Momentum Dinamik.

    Pada tahun 1994, Chande mengenalkan metodologi buatannya sendiri yang berguna dalam menghitung EMA (rerata bergerak eksponensial) dengan periode rata-rata yang berubah secara dinamis (Variable Index Dynamic Average – rerata Indeks Variabel Dinamik) – VIDYA. Rerata EMA dibuat berdasarkan volatilitas harga. Pada perkembangannya, ternyata indikator ini bereaksi lebih akurat terhadap pergerakan pasar dan merespon lebih cepat terhadap perubahan dinamika atau arah pasar.

    Indikator Aroon dikembangkan oleh Chande pada tahun 1995. Indikator ini digunakan untuk mengukur kekuatan tren dan potensi perpanjangan tren selanjutnya. Indikator ini juga dapat digunakan untuk menentukan jenis pergerakan pasar: mendatar, menurun atau meningkat.

    Oscillator Stochastic Adaptif juga diperkenalkan olehnya di tahun 90an. Indikator ini memiliki sejumlah fitur kerja yang menonjol serta kelemahan (sejumlah besar sinyal palsu tentang tingkat pembelian/penjualan jenuh) dan keuntungannya sendiri (bekerja baik dalam koridor trading).

    Stoch-RSI (Stochastic Relative Strength Index – Indeks Kekuatan Relatif Stochastic), dikembangkan oleh Chande dan S. Kroll pada tahun 1994. Tujuan mereka adalah untuk meningkatkan tingkat sensitifitas RSI (indeks kekuatan relatif), yang merupakan salah satu kelemahan indikator yang berbentuk fluktuasi antara garis batas dan tidak adanya sinyal untuk membuka posisi.

    Dynamic Momentum Index (Indeks Momentum Dinamik) juga merupakan hasil kerja sama Chande dan Kroll. Indikator ini berupa analogi dari RSI Wilder. Indikator ini memiliki jendela dengan lebar variabel dan penggunaan algoritma pemulusan.
    Tushar Chande merupakan penulis beberapa buku tentang analisis teknis pasar, yang salah satunya adalah buku yang terkenal berjudul – “Beyond technical analysis (Melebihi Batas Analsisi Teknis)”.

     

    Penjelasan indikator


     

    Indikator Aroon terdiri dari dua buah garis, yang bernama:

    Aroon atas (biasanya berwarna biru atau hijau);
    Arron bawah (biasanya berwarna merah).

    Kedua garis ini memiliki jarak dari 0 ke 100, seperti layaknya indikator-indikator oscillator lain.

    Garis Aroon atas, pada skala 100 poin, mengukur jumlah periode (tergantung pada jangka waktu yang dipilih) yang telah berlalu sejak awal harga puncak maksimum, dan Aroon turun, masing-masing, mengukur jumlah periode relatif terhadap depresi terendah.

    Aroon atas = (jumlah periode dikurangi periode absolut maksimum dalam periode yang dihitung) / jumlah periode * 100%;
    Aroon bawah = (jumlah periode dikurangi periode absolut minimum dalam periode yang dihitung) / jumlah periode * 100%.

    Dalam indikator Aroon, level utamanya bisanya – 70, 50, 30. Ini adalah batas-batas, yang memberi sinyal tentang situasi pasar. Jika salah satu indikator garis secara konsistan selalu di atas 70%, dan garis yang kedua tidak pernah menembus 30% dari bawah ke atas (nilai cenderung nol sepanjang waktu), maka artinya ada tren kuat yang terjadi di pasar.

    Jika terdapat tren banteng di pasar, maka garis Aroon atas akan selalu berada di jarak 100% – indikator ini memperbarui tren secara cepat sehingga setiap kandil baru akan menjadi nilai puncak.

    Praktikkan

    Related posts

    WordPress Theme built by Shufflehound.
    © 2014 - 2019 Olymp Trade. All Rights Reserved.