Analisa

Berita, Tren, & Analisa 01.09.2021

Minyak Naik Lagi

Fokus hari ini adalah Korea Selatan melawan Google & Apple, kepercayaan konsumen AS pudar, dan kemungkinan kerusakan infrastruktur minyak akibat badai Ida.

 

Kalender

19.15 WIB

Perubahan Ketenagakerjaan Non Pertanian Amerika Serikat bulan Agustus akan dirilis. Prediksi: 613K. Bila rilis data lebih tinggi dari yang diperkirakan, USD bisa memperoleh pendorong positif.

Aset perdagangan: EUR/USD, USD/CAD, USD/JPY


21.00 WIB

Indeks Manajer Pembelian Manufaktur ISM Amerika Serikat (MoM) Agustus akan dipublikasikan. Prediksi: 58.6. Bila rilis data lebih rendah dari yang dinantikan, USD bisa memperoleh pemicu negatif.

Aset perdagangan: GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD


21.30 WIB

Laporan Cadangan Minyak Mentah AS akan diumumkan. Prediksi: -2.833M. Bila rilis data lebih tinggi dari prediksi, Brent bisa memperoleh pemicu negatif.

Aset perdagangan: Brent

 

Berita

Taksiran para trader tentang dampak Badai Ida terhadap infrastruktur penyulingan minyak di AS telah menggerakkan harga minyak mentah lebih tinggi. Memengaruhi Brent


Korea Selatan menjadi negara pertama di dunia yang memaksa Google dan Apple untuk membuka toko aplikasi mereka untuk metode pembayaran lain. Memengaruhi Apple & Google


Harga saham sejumlah perusahaan teknologi turun di awal sesi perdagangan, dan melengserkan indeks Nasdaq dari harga tertingginya. Memengaruhi Nasdaq


Kepercayaan konsumen AS turun bulan Agustus akibat lambatnya pemulihan ekonomi, kenaikan jumlah kasus varian Delta, dan kekhawatiran akan inflasi di negara itu. Memengaruhi USD


Ryanair sedang bernegosiasi dengan Boeing tentang harga MAX 10. Dua perusahaan itu membicarakan tentang peluang pemesanan baru. Memengaruhi Boeing 

 

Analisa Teknikal

Google

Belakangan ini Google menghadapi sejumlah upaya untuk mengurangi kebesaran dan pengaruhnya, dengan kasus Korea Selatan sebagai salah satunya. Meski tidak melemahkannya, ada kemungkinan perusahaan teknologi ini harus kehilangan penghasilan yang cukup besar dari toko aplikasinya.

Harga saham perusahaan ini sedang mulai turun, meski belum membentuk tren turun.

Perak

Harga logam mulia ini sedang menyentuh level support, jadi kami perkirakan harganya akan naik.

Brent

Brent sedang kembali menyentuh level resistance. Kami yakin harga akan segera turun.

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 22.08.2019

Para pejabat tingkat tinggi Eropa menolak mengulang kembali pembicaraan terkait kesepakatan pengunduran diri Britania dari UE. Meski demikian, Tusk dan Johnson direncanakan akan...
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 29.10.2020

COVID-19 gelombang kedua sedang mencapai momentum. Prancis dan Jerman memperketat karantina. Apa yang akan terjadi di pasar valuta asing?
Analisa

Berita Mingguan 23.12—26.12.2019

Kami persembahkan ulasan minggu mendatang paling komprehensif oleh para analis Olymp Trade. Ulasan ini terdiri dari berita kalender ekonomi dan beberapa agenda dunia yang bisa...