Analisa

Berita, Tren, & Analisa 06.10.2021

Facebook dalam Sorotan

Fokus hari ini adalah suku bunga Selandia Baru dan kesalahan Facebook.

 

Kalender

08.00 WIB

Kebijakan Suku Bunga dan Pernyataan Suku Bunga Acuan Bank Sentral Selandia Baru. Prediksi: 0,50%. Bila RBNZ menaikkan suku bunga, NZD bisa naik.

Aset perdagangan: NZD/USD, AUD/NZD, NZD/GBP


15.30 WIB

PMI Konstruksi September Inggris dirilis. Prediksi: 54.0. Bila rilis data lebih tinggi dari prediksi, hal ini bisa mendorong kenaikan GBP.

Aset perdagangan: GBP/USD, GBP/NZD, GBP/CHF

 

Berita

Rantai pasok global dilaporkan telah mengalami kerugian parah akibat pembatasan virus. Memengaruhi S&P 500


Layanan Facebook dipulihkan setelah gangguan global dua hari lalu. Memengaruhi Facebook


Johnson & Johnson mengatakan vaksin Covid-nya sudah mencapai efikasi 94%. Memengaruhi Johnson & Johnson


Meski suasana hati para investor global sedang muram, Bitcoin kembali ke 50.000 dolar. Memengaruhi Bitcoin


PepsiCo melaporkan performa Q3 yang memuaskan dan mengumumkan proyeksi tahunan yang optimistis. Sekarang giliran Coca-Cola. Memengaruhi Coca-Cola

 

Analisa Teknikal

Bitcoin

Selama beberapa pekan terakhir, Bitcoin turun drastis. Semua ini akibat keseganan para investor mengambil risiko. Saat ini, situasi tampak berubah. Meski masalah fundamental seperti covid dan inflasi masih terjadi, pasar kripto mulai menangkap optimisme.

Bitcoin sedang mendekati level resistance 50.000 dolar. Bila level ini ditembus, 52.000 perlu dicapai untuk membuka jalan bagi tren bullish baru yang bisa terjadi.

Brent

Kami menyarankan agar trader sangat mewaspadai tren naik Brent. Setelah menembus level resistance 80 dolar, harga bisa berbalik arah untuk menguji ulang harga turun.

Facebook

Mantan manajer proyek Facebook akan bersaksi di hadapan Senat AS tentang kesalahan Facebook. Hal ini bisa menjadi tekanan bagi saham dan mendorong harga turun ke 300 dolar.

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 02.04.2020

Presiden AS ingatkan warganya tentang akan datangnya minggu-minggu sulit dan kemungkinan meningkatnya kematian akibat COVID-19 hingga sekian ribu jiwa.