Catatan Awal Minggu: analisa dan prediksi — 1.02.2021


Para investor “ritel” kecil lakukan terobosan minggu lalu.

 

Wajib diketahui

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS meredakan keributan antara para investor kecil dan pengelola investasi global Wall Street Jumat lalu. SEC mengingatkan bahwa pihak broker dan trader medsos sama-sama diawasi karena dugaan pelanggaran. Para investor kecil sudah mengetahui kekuatan mereka di pasar dan bisa memulai gelombang baru koreksi pasar karena keinginan massa ditampilkan secara real-time.


Harga minyak bergerak naik, tetapi ditransaksikan di kisaran sempit. Hal ini disebabkan penurunan permintaan akibat varian baru virus korona dan kelambatan penyediaan vaksin mengimbangi pengurangan cadangan minyak Saudi Arabia dan AS. Kuncitara akan terus menahan permintaan dalam jangka pendek.


Belanja konsumen AS turun dalam dua bulan berturut-turut Desember lalu akibat pembatasan usaha yang diterapkan kembali untuk memperlambat penyebaran COVID-19 dan kadaluarsa temporer tunjangan pemerintah untuk jutaan penganggur di Amerika. Meskipun penguasa baru memerintah, hal ini tidak terlalu berpengaruh dan AS masih bisa menjalani masa sulit.


Para pembuat kebijakan UE, yang mulai membatasi kekuatan raksasa teknologi AS, mengatakan kepada Amazon, Apple, Facebook, dan Alphabet bahwa mereka akan menunda sidang dengar pendapat 1 Februari sampai dua bulan. Para pengawas dugaan monopoli UE ingin empat perusahaan digital itu menghentikan praktek bisnis yang bertujuan melestarikan dominasi mereka dan menghadang para kompetitor, serta berbuat lebih banyak untuk mencegah konten ilegal dan berbahaya di platform mereka atau membayar denda dalam jumlah besar.

 

Pembahasan Fundamental

Microsoft

Menurut data terkini, MSFT sudah kembali ke 4,71% tahun ini. Sementara itu, sektor Komputer dan Teknologi sudah kembali ke rata-rata 4,42% sejauh ini. Artinya, Microsoft sudah lebih dari sektor ini secara keseluruhan pada tahun ini.

 

Facebook

Jumat lalu Facebook Inc mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengembangkan “kontrol pemilihan topik” di platformnya agar para pengiklan dapat menyortir beberapa jenis konten yang muncul bersama iklan mereka. Hal ini diberlakukan setelah berbagai perusahaan termasuk Coca-Cola Co dan Starbucks memboikot Facebook Juli lalu akibat tidak berbuat banyak untuk membatasi ujaran kebencian pasca kematian George Floyd ketika ditahan polisi.

Boeing

Boeing memperoleh lisensi dari pemerintah AS untuk menjual jet perang F-15 EX kepada AU India, menurut seorang eksekutif senior Kamis lalu.

 


Peringatan risiko:

Informasi yang diberikan bukan merupakan saran investasi. Ketika menggunakan informasi ini, Anda satu-satunya yang bertanggung jawab terhadap keputusan investasi Anda dan menanggung semua risiko yang berkaitan dengan hasil finansial transaksi Anda.

Mulai trading