Analisa

Catatan Awal Minggu: analisa dan prediksi — 19.10.2020

Analisa fundamental dan prediksi waktu mendatang


Pasar belum memperoleh insentif baru, sebaliknya jumlah kasus COVID-19 terus bertambah.

 

Wajib diketahui

Kesepakatan dagang antara Inggris dan UE cenderung tidak akan terjadi. Sinyal itu diberikan Perdana Menteri Kerajaan Boris Johnson. Pihaknya mengatakan kalau Inggris perlu mempersiapkan diri menjalani kehidupan tanpa kesepakatan dagang. Sangat mungkin kerja sama antara London dan Brussels akan berdasarkan peraturan internasional. Inggris sudah menerapkan cara yang sama dengan Australia.


Minggu lalu, Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan kembali kesungguhan bank sentral tersebut dalam hal menggunakan semua sarana yang ada untuk menstimulasi ekonomi.


Gelombang kedua COVID-19 sudah mengguncang dunia. Beberapa negara UE dan Inggris sedang berpacu untuk mengatasi masalah ini. Italia dan Spanyol melaporkan kenaikan jumlah pasien baru. Kemungkinan penutupan kembali perbatasan negara masih terbuka lebar, tetapi para investor tidak yakin hal ini akan terjadi.


Australia meminta China untuk kembali menuju meja perundingan dan membicarakan masalah hubungan dagang bilateral. Sebelumnya China menghentikan impor sejumlah produk Australia seperti anggur, batu bara, katun, dan lain-lain. Saat ini Australia berusaha memulihkan situasi akibat perlambatan ekonomi yang drastis.


Di antara beberapa laporan ekonomi yang dirilis minggu lalu, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah penurunan jumlah cadangan minyak mentah, memburuknya situasi pasar tenaga kerja Inggris, peningkatan jumlah pengajuan tunjangan penganggur, serta meningkatnya penjualan ritel di Amerika Serikat.

 

Tinjauan fundamental

Chevron

Setelah Sekretaris Jenderal OPEC Mohamed Barkindo berjanji pasar minyak tidak akan lagi terpengaruh oleh penurunan drastis, harga emas hitam kembali stabil. Hal ini bisa jadi merupakan isyarat awal kembali tren bullish (naik) minyak. Di saat yang sama, pasar menunggu pemberlakuan stimulus ekonomi baru di Amerika Serikat, sekaligus kemenangan melawan COVID-19.

Situasi ini bisa membuat permintaan atas saham beberapa perusahaan minyak, seperti Chevron, akan naik. Laporan kuartal perusahaan akan dipublikasikan pada 30 Oktober.

Microsoft

Konglomerasi keuangan UBS menaikkan target untuk saham Microsoft menjadi 243 dolar per lembar, sekaligus mengeluarkan rekomendasi untuk membeli aset ini.

USD

Bank Investasi Goldman Sachs merilis prediksi untuk nilai mata uang AS. Menurut para analis perusahaan, bila “gelombang biru” (kemenangan Joe Biden) terjadi rata-rata terbesar nilai USD akan turun ke level rendah tahun 2018.

 

Related posts
© 2014 - 2020 Olymp Trade. All Rights Reserved.