Catatan Awal Minggu: Analisa dan Prediksi — 26.04.2021


Presiden Biden dan pemerintah AS siap mendesak perubahan besar.

 

Wajib diketahui

Pemulihan zona euro dari kegoncangan ekonomi akibat pandemi di bulan April ternyata lebih kuat dari yang diperkirakan, setelah sebuah survei menunjukkan bagaimana industri jasa beradaptasi terhadap lockdown dan tumbuh kembali secara mengejutkan. Setelah benua itu menghadapi gelombang baru wabah virus korona, pemerintah telah memberlakukan kembali jam malam ketat untuk mengurangi penyebaran, mewajibkan berbagai tempat usaha tutup, dan menghimbau warga negara untuk tinggal di rumah.


Presiden AS Joe Biden ingin menanamkan “uang riil” untuk membantu para pekerja ter-PHK untuk memperoleh pekerjaan baru di bidang industri yang sedang tumbuh seperti energi hijau dan kesehatan sebagai bagian dari paket lowongan kerja dan infrastruktur sebesar 2,3 triliun dolar. Demikian menurut seorang ahli ekonomi. Biden berupaya bertindak seimbang secara halus dengan menyerukan reformasi industri energi di negara itu dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan pembangkit listrik batu bara agar sesuai dengan tujuan-tujuan mendesak terkait emisi iklim.


Penjualan ritel Inggris naik bulan lalu sebelum diberlakukan pelonggaran sebagian pembatasan virus korona, mengisyaratkan pemulihan ekonomi sedang berjalan. Namun data resmi juga memperlihatkan rendahnya rekor peminjaman pemerintah. Volume penjualan naik 5,4% lebih tinggi di bulan Maret dibanding Februari karena para peritel pakaian meraup untung dari penjualan online. Para konsumen siap berbelanja setelah terkurung selama tahun lalu.


OPEC memotivasi para anggotanya untuk menghubungi pemerintah AS terkait draf UU AS untuk menghadapi kelompok tersebut, yang disebut NOPEC. OPEC juga meminta para anggotanya menjelaskan bahwa pengesahan draf UU itu bisa membahayakan kepentingan luar negeri AS. MInggu lalu, sebuah panel DPR AS mengesahkan draf UU untuk membuat OPEC bisa digugat atas tindakan kolusi menaikkan harga minyak. Namun belum dapat dipastikan apakah dewan akan mempertimbangkan draf NOPEC.


Hasil produksi Jepang cenderung turun selama dua bulan berturut-turut sejam Maret, tetapi penjualan ritel siap bangkit dari penurunan di bulan sebelumnya. Rangkaian indikator akan menanggapi kebijakan pemerintah terkait kondisi darurat ketiga di Tokyo dan berbagai daerah lain mulai 25 April sampai 11 Mei. Hal ini akan menjadi simalakama bagi sektor jasa dengan adanya kekhawatiran atas himpitan resesi.

 

Tinjauan fundamental

Johnson & Johnson

Setelah sejumlah negara termasuk Prancis, Amerika tidak menggunakan vaksin buatan mereka. Para penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Jumat depan akan membahas tentang pertimbangan penggunaan kembali vaksin COVID-19 Johnson & Johnson karena para pejabat kesehatan Amerika siap berikan lampu hijau.

Apple

Apple siap rilis laporan keuangan kuartal fiskal kedua pada 28 April.

3M

3M siap merilis laporan keuangan fiskal pertama 2021 pada 27 April.

Peringatan risiko:

Informasi yang diberikan bukan merupakan saran investasi. Ketika menggunakan informasi ini, Anda satu-satunya yang bertanggung jawab terhadap keputusan investasi Anda dan menanggung semua risiko yang berkaitan dengan hasil finansial transaksi Anda.

Mulai trading