Analisa

Catatan Awal Pekan: analisa dan prediksi — 18.01.2021

Analisa fundamental dan prediksi untuk mendatang


 

Wajib diketahui

Jumat lalu diketahui bahwa penjualan ritel AS turun tiga bulan berturut-turut di bulan Desember akibat pengangguran dan penerapan kembali restriksi untuk memperlambat penyebaran COVID-19. Ini adalah bukti lain bahwa ekonomi melambat akhir 2020. Namun dolar naik terhadap sejumlah mata uang. Dengan bertambahnya para pasien dan jumlah kematian serta ketidakpastian, dolar bisa menjadi kembali mata uang safe-haven.


Google sudah mematangkan pembelian Fitbit ketika menghadapi berbagai penyelidikan. Para jaksa penuntut umum negara berencana mengajukan gugatan ketiga terhadap Alphabet Inc milik Google. Gugatan kali ini berfokus pada Play Store Android.


Presiden terpilih Joe Biden sudah mengumumkan rencana stimulus 1,9 triliun dolar untuk membantu memulihkan kerusakan ekonomi akibat pandemi. Meskipun kekhawatiran, jumlah kasus dan kematian masih tinggi, pelantikan Biden bisa membawa optimisme dengan menguatnya harapan untuk stabilitas ekonomi.


OPEC tidak mengubah prediksi permintaan atas minyak tahun 2021 terkait ekspektasi pemulihan ekonomi. Meskipun prediksi ini bisa dan mungkin akan diubah, jangkauan harga saat ini bisa turun akibat meluasnya kuncitara di beberapa negara seperti Kanada dan pembatasan perpindahan orang di Inggris.


Menurut data PDB tahunan yang dirilis Kamis lalu, ekonomi Jerman terkontraksi 5% tahun 2020. Sejumlah negara di UE menunjukkan reduksi serupa menjelang akhir minggu. Kian tingginya jumlah para pasien di wilayah itu bisa menjadi penekan mata uang.

 

Perincian fundamental

IBM

IBM mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Taos, penyedia layanan pengelola dan awan profesional yang cukup terkenal. Audi UK membantu IBM iX, unit desain bisnis IBM Global Business Services, untuk mengonsep ulang perjalanan digital konsumen dari awal sampai memiliki.

Facebook

WhatsApp yang dimiliki oleh Facebook menunda perilisan fitur baru akibat tanggapan pengguna terkait praktek penjualan data yang dilakukan perusahaan ini. Para user berbondong-bondong meninggalkan platform perpesanan itu.

Apple

Netflix Inc. mencatat rekor paruh pertama tahun lalu, tetapi hasil selanjutnya mungkin tidak terlalu menggembirakan.

Saat Netflix melaporkan penghasilan Q4 Selasa mendatang, para investor akan sangat ingin mengetahui jumlah penambahan pelanggan berbayar bersihnya di tengah kompetisi ketat bersama Disney+, Apple TV+,  Amazon’s Prime Video, dan banyak lagi.

 

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 10.07.2019

Rosenblatt Securities telah menurunkan rating sahamnya dari netral menjadi jual. Harga ditargetkan berubah menjadi $150 per lembar saham.
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 25.07.2019

Sumber Reuters melaporkan bahwa para anggota Dewan Gubernur Bank Jepang masih belum satu suara mengenai masalah tingkat suku bunga. Mereka akan meninjau indikator pada pertemuan...
Blog resmi Olymp Trade