Analisis Teknis

Indikator “Moving average” (untuk profesional)


Di artikel ini kita akan fokus pada pengaturan dan kalkulasi profesional yang akurat untuk indikator “Moving Average”.

Rumus penghitungan


Ini adalah rumus umum untuk mengkalkulasi moving average:

https://lh4.googleusercontent.com/0TPoneKCR7ZTx_hyBa7mIzcKr-cFUGE3dKBipk9I8LJiJacaXdNCjmIccXVx3m5V9kxldlMZK4u9ajZA2QLfimNvrpexAqghzWrJ3vmbhgXsZeNHZOcTa4XSZG8f3X5Bou5ywX-5

Keterangan: https://lh6.googleusercontent.com/cxlCcXFBzlkFrvUiLU5OdlGcV3ZBCN6AW3x-9spG0wGnaZMkJ3FBH1AH9oaOzh-TUmjKIac0ZcmrdZ7dzYiSXXJEfDqCH-YgzFIbTUBq1wZ8_6c6uxPiwgf0R47zWTHSjokh502p — nilai moving average tertimbang di titik t;

  • n —besaran angka fungsi orisinil untuk menghitung moving average;
  • https://lh6.googleusercontent.com/AbF-4dh6sl4jMC11jcXsiSpFhgkynHT8ihe32wFWkWjzC9TdpPj0zvLQCGARzsrUv68KrliYzGQyry9eJe20phl5CSrirCSrNMNnUZ3B5IYO5WhwL7xSCQZat2iANAYGFiq-YX_h — besaran yang dinormalkan (koefisien terbesar) dari nilai t-i pada fungsi awal;
  • https://lh4.googleusercontent.com/U1Iqy2AyA5jHlVICsOcn0WTheDPQIq_G5Tpdlv_dNrrhYLfTnzbkG3X3eVLjTLYzE88eXc3fXAUzVDXAmk2xFIXBNdJlhjGRGeH_T7ZGL1wvU7eMD30s-VominT7dRZZydnrrfYH — nilai fungsi orisinal pada saat interval i menjauh dari waktu saat itu.

Normalisasi koefisien terbesar artinya:

https://lh5.googleusercontent.com/844RJFWyml2rep9vkY52HqZ1yw_FMP1v-RZKNMl4YMnfuu1UnhchScbH7S5WaZ5qr8pWiiwlDHqHcfx94X_bk0SVUxEyHBrTH1SkAu1JhzFZyOAcv0_p0l-WS6xJPVxD-M_HU2-Q

Koefisien terbesar dapat dihitung seperti ini:

https://lh3.googleusercontent.com/_Ji6uTknZtjkORekc2F5uEbTcEUKjdMo3SYoLf9V9paODK_QcD-IIP6lxm5V_E_11nTqIgkS3JfgFpCvynFu0JgHuTkK6UW1RMRQ6tDqwL3aVktQnvutTkyYoZgGW56lVMKjm3QU https://lh4.googleusercontent.com/Q_Ox7YpJkYhe-pd1yzmacgOk4kDw0yQCkvhX6_zODnji8OivFQuqvc9es6Viep0s8f-PA1opKSXJOOIQgGTNbv7Tqh3DKtkya2qHl4cgSWp5_DZ455t0JG6Haf4Icp9g-WsMFk_4

bila https://lh3.googleusercontent.com/DQeW93e9U0_YlRz2MdEDNnTbB_QQio2ayxMQtC_fAINxbyfrlMHvmHroho3hQLv6zkolwG7yeSo3ugx4tagE36fUaBgtHEbwgVntHmduj9HJE2uVVOoJf9BPkv-sZt016DFxmo30 — adalah koefisien terbesar nilai fungsi orisinal “t-i”.

Nilai fungsi biasanya didapatkan menggunakan quote harga penutupan. Moving average dapat direkonstruksi berdasarkan poin-poin lain (quote pembukaan, nilai maksimal, nilai minimal, nilai rata-rata, dll.). Ini bisa dilakukan di jendela analisa teknikal terpisah.

 

Kondisi khusus


Nilai koefisien terbesar https://lh5.googleusercontent.com/9tDbd19OM5zApIxNAt0WSfzisX1JtCZMiyUKkFkaGgKBBV5anVYZzbg0GtxejLTvuF1mbcWenP024GvqPobW8reg6pz1i8YUO0x6Lq-XtfCQ_vB2TCZ_XwK6142dOVcw4PzOoGnI menentukan jenis moving average.

1. Simple moving average (SMA).

Angka 1 selalu digunakan sebagai besaran. Rumus akhir sama dengan rata-rata nilai aritmatika:

https://lh3.googleusercontent.com/Ctp1FNReKm_wHYrO4h78AHHeS_4z2RF7YGKf-KLuVOrpMNm7-kiWP3tBu12nYU3k0lPjVV8A6RANbjehMrjILOcy2u195yn4C2A67Gppw7mvNBaZuhLVY1fGn4fl8KBSS5-e3aoy

2. Exponential moving average (EMA).

Sebuah fungsi eksponensial selalu digunakan sebagai besaran. Besaran berkurang secara eksponensial dan tidak pernah sama dengan nol. Ini dijelaskan oleh rumus berikut:

https://lh6.googleusercontent.com/Ydyt1_8W6S9jGrU2W6VGFRxrFr02nGMY0VLIC7zpoL-TwbvOSupQlaDmHIHDYSvOjDr3GECNPlIxgnE6FPD76TMkNZAVhWfRcPcH8LL9EJIk3WeW4Tp1aFwH6MyIxVxFt7wFNK9l

Koefisien https://lh6.googleusercontent.com/oy7FmwJ4DRIQHxiKJRAikcd3pLAR4v6CHJS3D1G9RLXr9pFNW40X8xHNynuo95sh6-uLoHZvzN3q-4ctO6NTwZ4y4fBcdn__rWxQZ7YuG0KbZU1PdKW6-w6IgUaNw1qqrOafcarj dapat dipilih secara acak dari nol sampai 1.

Sebagai contoh, koefisien ditampilkan sebagai nilai jendela penyempurna:

https://lh6.googleusercontent.com/u1C2-DgBDwyk16w6numZolkKn-nxnqQ15zMWUnbXTDGque6LRWxhrG3JZRGk1x5I0uQarsBvGSwwj-VTkiOHhGexj797JuaF0vWL4QMJzZqg9AVDv-unMPvCF8siYhZYdJweQFlx

Dengan demikian, moving average eksponensial akan bereaksi terhadap perubahan harga secara lebih sempurna.

Contoh


Ambil beberapa nilai fungsi https://lh5.googleusercontent.com/h9lseMkFAgJhcp6C5kaz6tydckL9teQjaIyaeGH_oYIba1rGmf0a-CJ6Xl5hZUktzD2a05AgBQ2kjiFBNLmRxZkUASTLzJ9fPJxJRUUYTfWlnnoZplDK99PmUAeRc-PIGsSFk1zL (misalnya, quote penutupan per hari kandil) dan menghitung nilai beberapa moving average yang berbeda.

Misalnya kita mengetahui 5 harga (dari 5 hari): 80, 106, 85, 87, 93. Mari hitung 3 titik moving average dan lihat seberapa besar bedanya.

SMA

Hari pertama : SMA (3) = (80 + 106 + 85) / 3 = 90.3

Hari kedua : SMA (3) = (106 + 85 + 87) / 3 = 92.6

Hari ketiga : SMA (3) = (85 + 87 + 93) / 3 = 88.3

EMA

Hari pertama : EMA (3) = EMA (2) + K * [85 – EMA (2)]

Yang kita butuhkan untuk menghitung:

• EMA (2) = EMA (1) + K * [106-EMA (1)]

• EMA (1) = EMA (0) + K * [80-EMA (0)] = 80

EMA (2) = 80 + 2/3 * [106-80] = 97.33

EMA (3) = EMA (2) + K * [85 – EMA (2)]

Hari pertama : EMA (3) = 97.33 + 1/2 * [85 – 97.33] = 91.165

Hari kedua : EMA (3) = 91,165 + 1/2 * [87 – 91,165] = 89,083

hari ketiga : EMA (3) = 89,083 + 1/2 * [93 – 89,083] = 91,042

https://lh6.googleusercontent.com/jsVcffZ6wSLhq8cTZgacLI8EJQ4XnvRtPmO8wU2uNdoiVqXg0QkzdbjEua6pJaTQSDpkdQZkFZsrRP0XuXjXBinv5MZwxumKf6rPhOlagXTaTEUT82APo0RFMKSKwcZTOwIEXC2m

Grafik menunjukkan bahwa EMA (garis merah putus-putus) menyempurnakan deviasi pada harga, dan SMA (garis hitam) dituntun olehnya.

 

Jenis-jenis MA lainnya


Ada cukup banyak moving averages yang berbeda:

• Weighted moving average (WMA).

• The volumetric moving average (VMA).

• Kaufman Adaptive Moving Average (KAMA).

• Adaptive moving average of Tushara Chanda (VIDYA).

• Double exponential moving average (DEMA).

• Triple Exponential Moving Average (TEMA).

• Modified Brown Moving Average (MMA).

• Jurik Moving Average (JMA).

• Smoothed moving average (SMMA).

• Simple moving median (SMM).

• Cumulative moving average (CMA).

Moving averages adalah salah satu indikator yang paling sederhana, paling efektif, dan penting untuk analisa pasar. Beberapa indikator lain juga berpedoman pada MA:

• Bollinger Bands berpedoman pada SMA periode 20.

• MACD berpedoman pada EMA.

• “Alligator” berdasarkan pada SMMA, dll.

Ini sebabnya siapa pun dapat membiasakan diri dengan karakter indikator analisa teknikal lainnya setelah memahami moving averages.

Related posts
Analisis Teknis

Saluran Donchian

Saluran harga merupakan alat yang paling efektif digunakan dalam proses analisis pasar Maka itu strategi-strategi yang berdasarkan saluran sangat populer di berbagai jenis...
Analisis Teknis

Indikator teknis StochRSI

Indikator teknis StochRSI merupakan percampuran dari dua buah indikator, yaitu Stochastic dan Indek Kekuatan Relatif (Relative Strength Index -...
© 2014 - 2020 Olymp Trade Blog. All Rights Reserved.