Stay connected

Pelatihan

Seberapa burukkah tergesa-gesa? Tentang aturan 15 menit


    Transaksi yang berhasil mungkin tidak begitu saja terjadi. Peluang sebuah transaksi tergantung pada strategi Anda, gaya trading, situasi pasar, dan banyak faktor lainnya.

    Konsentrasi dan kemampuan untuk menunggu adalah kualitas yang membantu para trader untuk posisi call (beli) dalam periode waktu yang panjang. Itulah mengapa tergesa-gesa adalah musuh terbesar seorang trader.

     

    Menjadi penguasa situasi


    Ketika seorang trader acuh atau tidak cukup disiplin, ada kemungkinan ia akan merugi. Namun, tidak sulit untuk mengatasi ketergesaan bila Anda tahu bagaimana karakternya dan paham bahwa mengatasinya akan baik untuk Anda.

    Kami akan memperkenalkan Anda pada “aturan 15 menit” yang cukup sederhana. Bila mengikutinya, Anda dapat membukukan transaksi sukses dengan tanpa tergesa-gesa dan selalu bisa mengontrol situasi.

    Satu hal yang kami tekankan adalah rekomendasi ini akan bermanfaat terutama untuk membuat transaksi dalam jumlah tertentu selama satu sesi trading.

     

    Melarutkan diri dalam proses


    “Aturan 15 menit” telah banyak digunakan dalam kehidupan nyata ketika sekelompok orang ingin mulai melakukan sesuatu yang baru, entah itu membaca atau berolahraga. Singkatnya seperti ini:

    “Bila Anda tidak bisa memaksa diri untuk melakukan sesuatu, paling tidak berusahalah menghabiskan seperempat dari satu jam untuk melakukannya.”

    Bagaimana pun juga, proses ini diharapkan dapat menyita perhatian Anda. Di masa mendatang akan lebih mudah bagi Anda membuat keputusan berdasarkan tindakan yang sama. Pada akhirnya, kesibukan ini akan menjadi bagian penting kehidupan Anda.  

     

    Kualitas lebih baik daripada kuantitas


    IniIah bagaimana cara aturan ini diterapkan dalam situasi kita: cobalah amati chart dan bayangkan Anda sedang trading dalam waktu 15 menit. Ganti aset, amati angka indikator, tapi tetap buka transaksi itu dalam pikiran Anda.

    Intinya adalah, Anda sebaiknya belajar secara bertahap tentang bagaimana menaklukkan keinginan Anda sendiri untuk membuka posisi kelas dua sebanyak mungkin. Keinginan semacam itu sering kali tidak disadari. Hindarilah kehebohan dan atasi ambisi untuk menang.

    Sebaliknya, Anda akan memahami bahwa kualitas lebih baik daripada kuantitas. Penerapan aturan ini akan membantu Anda membentuk kebiasaan hanya membuka posisi kelas satu (berpeluang besar profit).

     

    Jebakan trading


    Situasi-situasi macam apa yang bisa diperangi oleh “aturan 15 menit”? Berikut adalah tiga contoh kasus:

    A. Seorang trader berencana membuka posisi di harga tertentu. Namun karena khawatir situasi akan berubah di waktu berikutnya, trader itu menutup posisi di harga yang jelas tidak menguntungkan untuknya.  

    B. Indikator strategi trading belum menampakkan sinyal yang tepat, tapi trader sudah terlanjur membuka posisi.

    C. Pergerakan harga yang tajam (misalnya setelah berita dirilis) membentuk kemiripan dengan awal tren. Trader khawatir ia melewatkan waktu untuk profit dalam waktu singkat, dan membuka posisi.

    Apakah Anda jadi ingat akan sesuatu? Jebakan-jebakan ini siap menerkam banyak trader, dan beberapa trader tak bisa lolos darinya. Akan tetapi ini bukan berarti Anda harus pasrah pada nasib.

     

    Jangan lengah dan jangan rugi


    Seorang trader selalu menghadapi dua tugas penting, yaitu tidak kehilangan uang dan meraih profit. Namun tugas menghemat modal adalah yang paling penting.

    Para trader sukses mengatakan bahwa tahap awal menguasai ilmu trading adalah kemampuan untuk trading dengan stabil, meskipun hasil akhirnya adalah nol.

    Secara umum, keberhasilan dalam trading tergantung pada kemampuan untuk menunggu dan memerangi gangguan. Menurut kami, cara yang lebih efektif untuk mengembangkan kemampuan adalah bukan dengan menganalisa kesalahan yang sudah dilakukan. Akan tetapi mencegah kesalahan itu terulang kembali.

    Related posts

    WordPress Theme built by Shufflehound.
    © 2014 - 2019 Olymp Trade. All Rights Reserved.