Analisis Fundamental

Tren pasar 2022: masa depan saham FAANG

Prediksi dan analisis para pakar Olymp Trade


Saham Netflix naik 27,7%, sementara Google naik hampir 70%. Kami harap Anda berhasil memanfaatkan situasi ini untuk cuan! Artikel ini menjelaskan tentang apa yang akan terjadi dengan saham FAANG. Selain itu kami akan memberikan beberapa patah kata tentang pasar mata uang. Jangan lewatkan!

Pandemi menyebabkan ketidakseimbangan ekonomi global melalui disrupsi pasok. Namun para pemegang saham FAANG mungkin sedang berpesta.

Perhatikan:

FAANG adalah singkatan nama lima perusahaan teknologi terkemuka, yaitu Facebook (Meta), Apple, Amazon, Netflix, dan Google.

 

Facebook (Meta)

Meta naik 19% secara tahunan. September lalu, harga saham Mark Zuckerberg mencapai harga tinggi historis di 394,30 dolar. Perlu dicatat bahwa harga saham sudah meroket 900% sejak IPO tahun 2021. Namun pelapor Meta Frances Haugen memicu timbulnya pandangan negatif terhadap perusahaan itu. Desember 2020 lalu, mantan staf Facebook itu membocorkan dokumen internal perusahaan untuk Wall Street Journal.

Dokumen tersebut menyatakan Facebook memilih tutup mulut terkait sejumlah masalah demi kepentingannya sendiri. Secara spesifik, beberapa masalah yang disebut adalah kelemahan Facebook dalam menanggapi konten yang mengganggu, meremehkan pengguna usia muda, dan perlakuan khusus untuk pengguna tertentu. Akan tetapi sejauh ini tuduhan Haugen tidak membawa dampak besar untuk kapitalisasi Facebook. Perusahaan itu tidak hanya memperbarui nama merek tetapi juga lebih membaik tahun ini.

Apple

Apple naik 11,5%. September 2021 lalu, Apple meluncurkan beberapa produk baru, yaitu iPhone 13, Apple Watch 7, dan iPad mini. Berita ini memicu dampak menggembirakan untuk kapitalisasi Apple. November lalu, sahamnya mencapai harga tinggi historis 165, 70 dolar per lembar.

Amazon

Nampaknya Amazon adalah satu-satunya perusahaan FAANG yang tertinggal dalam reli pasar saham. Sepanjang tahun ini, kapitalisasi naik hanya 2,9%. Kenaikan yang tidak istimewa ini bisa dikaitkan dengan beberapa kejadian belakangan ini. Mei lalu, Amazon mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi studio Metro-Goldwyn-Mayer. Membelanjakan uang selalu dipandang negatif oleh pasar. Lalu Jeff Bezos turun dari jabatannya sebagai CEO. Di bulan yang sama, Luxembourg menjatuhkan denda senilai 746 juta euro akibat pelanggaran peraturan GDPR dalam hal pemrosesan data pribadi.

Netflix

Sementara itu Netflix berbunga-bunga di tengah pandemi berkat beberapa proyek suksesnya. Sepanjang tahun ini, kapitalisasi naik 27,7%. Pertama, Netflix menikmati pertumbuhan luar biasa dalam hal jumlah pelanggan yang melampaui 4,4 juta di kuartal ketiga dan saat ini berjumlah sekitar 222 juta. Kedua, serial Squid Games yang dirilis September 2021 bisa membawa tambahan 900 juta dolar AS untuk perusahaan itu menurut sejumlah prediksi. Singkatnya, bisnis sedang cuan.

Google

Namun Google melampaui semuanya dengan kenaikan 68%. Kuartal demi kuartal, perusahaan ini sudah meraup penghasilan yang mencengangkan dan tentu saja profit per lembar. Sebagai contoh, di Q3 2021 Google meraup 65 biliun dolar atau melampaui prediksi 63,5 biliun.

Apa yang menanti FAANG?

Pembaca sekalian sebaiknya ingat bahwa kenaikan harga minyak dan pertambahan suplai uang di Amerika Serikat mempercepat inflasi. Data terkini menunjukkan inflasi AS 4,6%. Terakhir kali kisaran ini terbentuk adalah pada 1991. Hal ini tentunya membuat The Fed mempertimbangkan langkah pengurangan program QE dan menaikkan suku bunga acuan.

Artinya, faktor-faktor di atas bisa menggerogoti pasar saham secara umum dan khususnya saham FAANG. Hal ini bisa terjadi karena kita ingat bahwa harga saham industri teknologi tinggi berkaitan dengan gerakan indeks saham. Sebagai contoh, beta (volatilitas saham terhadap gerakan pasar) semua perusahaan FAANG ada di atas 1. Jadi kita mungkin akan melihat penurunan besar harga saham FAANG. Kendati demikian, kami berharap semua perusahaan FAANG akan tetap bertahan.

Kami menyusun pemodelan untuk menghitung volume wajar masing-masing perusahaan FAANG. Inilah hasilnya:

Facebook (Meta) Facebook seharusnya bernilai tiga kali dari modalnya saat ini. Menurut pemodelan ini, nilai wajar perusahaan ini adalah 3,2 triliun dolar AS dengan kapitalisasi saat ini senilai 1 triliun. Perlu disebutkan di sini bahwa perusahaan ini mengembangkan jagat meta sendiri, sehingga nama baru Facebook saat ini adalah Meta. Bila Zuckerberg sukses memanfaatkan tren ini, harga Meta seharusnya naik.
Apple Apple mengecewakan. Nilai wajarnya sekitar 2 triliun. Berdasarkan kapitalisasi 2,5 triliun saat ini, artinya saham dinilai terlalu mahal (overvalued) oleh pasar.
Amazon Amazon seharusnya akan bernilai 3,3 triliun, sedangkan nilai terkini bidang usaha ini diperkirakan 1,8 triliun.
Netflix Nilai usaha Netflix di pasar diperkirakan 280 biliun, sedangkan perkiraan kami adalah 800 biliun. Ada potensi pertumbuhan lebih dari 180% dalam kurun waktu lima tahun.
Google Menurut pemodelan kami, nilai Google sekitar 2,4 triliun dolar AS. Kapitalisasinya saat ini 1,8 triliun, menandakan saham dinilai terlalu murah.

Maka satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menanti terjadinya koreksi agar sekuritas dimiliki dengan harga lebih rendah. Jangan lupa, ketika membeli aset di Forex Anda bisa menggunakan pengganda untuk memperbesar profit.

 

Pasar mata uang & ETF

Ketika Anda menghadapi kemerosotan, saya ingatkan bahwa koreksi pasar saham akan disertai dengan kenaikan dolar AS. Pasangan mata uang EUR/USD sudah turun sekitar 5,4% sejak tahun lalu. USD/JPY naik 10% dan USD/CHF naik 2,5%. Tren penguatan dolar cenderung bertahan.

Menurut analisa teknikal, pasangan EUR/USD bisa mencapai 1.09 September 2022. Lebih jauh lagi, jangan lupakan pembalikan ETF sambil menanti berlalunya koreksi. Ada NASDAQ Reversal di platform Olymp Trade. Nilainya akan naik ketika indeks NASDAQ turun.

Sekian dari kami untuk saat ini. Baca blog dan ikuti kami di jejaring sosial. Selamat Tahun Baru, kami berharap untuk kesuksesan trading Anda di tahun mendatang!

Related posts
Analisis Teknis

Garis Pivot

Garis Pivot — merupakan sebuah indikator teknis yang membantu menentukan titik potensial pembalikan arah.
Analisis Teknis

Indikator “Moving Average”

Moving Average (MA) adalah indikator tren dalam analisa teknikal yang menjadi dasar segala strategi trading. Indikator ini berupa sebuah garis pada chart yang menunjukkan...
Analisis Teknis

Aroon Atas & Bawah

Indikator Aroon dikembangkan untuk menemukan tren pasar dan arah pergerakan harga. Itujuan utama dari indikator ini adalah untuk mengidentifikasi dan menampilkan perubahan tren...